-->
  • Jelajahi

    Copyright © wwb.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Lahan Garapan di Kawasan Gunung Salak Jadi Surga Vila Bodong

    dmin
    , May 15, 2022 WIB

    KAB.BOGOR,WWB.co.id - Sekitar 1015 hektar lahan garapan Hak Guna Usaha (HGU) yang di ketahui milik PT  Bahana Sukma Sejahtera (BSS) berlokasi di kawasan Gunung Halimun Salak Endah (GHSE) mulai dari Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk sampai Desa Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong menjadi surganya vila dan bangunan bodong.

    Pasalnya, lahan garapan tidak boleh untuk bangunan permanen, terutama lahan HGU. Namun, para investor nakal tetap saja menjadikan area tersebut bangunan liar.

    Ironisnya para investor nakal mengabaikan aturan dan larangan yang sudah di tetapkan. Yang mana lahan HGU tersebut diperuntukan untuk usaha pertanian atau perkebunan, namun sampai saat ini belum ada aparat yang berwenang melakukan tindakan menertibkan bangunan liar tersebut.

    Salah seorang warga penggarap Asep mengaku sudah lama menggarap lahan tersebut, bahkan sudah puluhan tahun. Akan tetapi menurut dia, ada tanah garapan yang di tempatnya di perjual belikan oleh makelar yang berkerja sama dengan oknum RT, RW bahkan Desa untuk memuluskan praktek jual beli atau oper alih lahan garapan milik PT BSS.

    "Kami sebagai warga kecil hanya bisa menggarap lahan yang tertidur agar bisa di olah menjadi lahan pertanian produktif, tapi oleh oknum yang memiliki uang segalanya bisa saja terjadi bahkan tidak sedikit bangunan permanen yang berdiri diatas lahan garapan tersebut," terang Asep. Senin, (16/05/2022).

    Menurutnya, bila hal ini di biarkan terus menerus dampak dari bangunan ini akan menyebabkan habisnya lahan pertanian warga serta menimbulkan kerusakan bagi ekosistem tanah dan serapan air lambat lain gunung salak ini akan rusak dan menyebabkan bencana longsor.

    Ia meminta kepada pemerintah Kabupaten Bogor dan DPRD melakukan penertiban bangunan vila liar tersebut. (BS/Aki/red)
    Komentar

    Tampilkan