-->
  • Jelajahi

    Copyright © wwb.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pastikan Ketersediaan Pangan, TPID Depok Pantau Perkembangan Harga Bahan Pokok Selama Ramadhan

    dmin
    , April 07, 2022 WIB
    Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono memonitoring harga kebutuhan pokok di Pasar Sukatani, Kecamatan Tapos,(Foto: JD 01/Diskominfo/wwb.co.id).

    DEPOK, WWB.co.id - Guna memantau perkembangan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan 1443 Hijriah. Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Depok melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Sukatani di Kecamatan Tapos. Jum'at (01/04/22).

    Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengungkapkan, dari hasil monitoring ditemukan beberapa jenis komoditas mengalami kenaikan harga.

    Kendati demikian, kata dia, pasar tidak sepi pembeli. Karena menjelang Ramadan banyak harga merangkak naik. "Tiap tahun ke tahun selalu terjadi (kenaikan harga-red)," ungkap Wakil Wali Kota yang akrab disapa IBH usai melakukan monitoring harga di Pasar Sukatani, Kecamatan Tapos.

    Berdasarkan pantauan langsung di Pasar Sukatani, kata IBH, komoditas yang mengalami kenaikan harga di antaranya. "Minyak goreng kemasan sekitar Rp 26-27 ribu/liter, daging sapi semula Rp120 ribu/kg menjadi Rp150 ribu/kg. Kemudian, ayam broiler semula Rp 30 ribuan/kg menjadi Rp 50 ribu/kg," katanya.

    Ia menegaskan, Pemkot Depok akan terus memantau perkembangan harga bahan kebutuhan pokok setiap harinya di seluruh pasar selama bulan puasa. Oleh karena itu IBH mengimbau kepada masyarakat agar bijak dalam membeli kebutuhan bahan pokok karena stoknya aman.

    "Kami memastikan ketersediaan stok barang ada, mudah-mudahan kenaikan harga tidak terjadi begitu lama. Harga stabil inflasi terjaga," tegasnya.

    Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kota Depok, Adnan Mahyudin menambahkan, kenaikan harga hampir serentak di lima pasar tradisional yang dikelola oleh Pemkot Depok. Yaitu Pasar Agung, Pasar Musi, Pasar Tugu, Pasar Kemiri Muka, dan Pasar Cisalak.

    "Kami berharap selama bulan Ramadan ini masyarakat melakukan konsumsi secara wajar, berjualan secara jujur dan bijak, berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan, menerapkan pola hidup sederhana. Kami juga mengajak masyarakat untuk melakukan diversifikasi makanan, baik dari bahan maupun cara pengolahannya," pungkasnya.


    (JD 01/Din/Gan)
    Komentar

    Tampilkan