-->
  • Jelajahi

    Copyright © wwb.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kemendagri Adakan Event GILASampah di Pantai Jerman Kuta

    dmin
    , April 18, 2022 WIB

    BALI, WWB.co.id -  Event GILASampah diadakan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia bersama IIWAS (Indonesia International Waste Expo), dan Herbal Medis Persada Indonesia (HEMPI) di Pantai Jerman Kuta, Minggu (17/4/22).

    Dalam event tersebut hadir diantaranya Kemendagri Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian., M.A., Ph.D., Gubernur Bali Ir. Wayan Koster M.M, Kapolda Bali Irjen. Pol. Putu Jayan Danu Putra., M.Si.

    GILASampah merupakan akronim dari Gerakan Inovasi Langsung Aksi mengatasi persoalan Sampah.
    Event GILASampah dikemas dalam tajuk TriSenses.

    TriSenses adalah bentuk pergerakan nyata dari konsep Tri Hita Karana. 
    Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian., M.A., Ph.D., mengatakan, pemerintah memberikan perhatian ekstra terhadap permasalahan sampah di Bali.

    Pengentasan masalah sampah menjadi skala prioritas, utamanya menjelang KTT G20 di Pulau Dewata. 
    "Kita harapkan ini (KTT G20) berlangsung sukses, karena ini adalah salah satu pertaruhan nama baik Indonesia," ungkapnya

    Ia memastikan event GILASampah mendapatkan dukungan banyak pihak, termasuk dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

    "Bahkan meminta agar gerakan ini disebar ke seluruh Indonesia. Kita mulai dari Bali ke Indonesia," ujarnya. 

    Ditempat yang sama Gubernur Bali mengapresiasi kepedulian Lembaga Swadaya Masyarakat terhadap permasalahan sampah di Bali.

    Semangat ini dipastikan menjadi embrio positif, dalam percepatan penanganan sampah. "Karena saya cukup kaget ketika dilaporkan, bagaimana antusiasme teman-teman, dan idenya juga muncul dari teman-teman," ungkapnya. 

    Gubernur mengakui, sampah adalah permasalahan krusial bagi Bali, yang notabene merupakan destinasi wisata internasional. Oleh karenanya, diperlukan langkah nyata lintas sektoral, termasuk dengan pelibatan masyarakat, agar permasalahan ini segera teratasi. 

    "Saya melihat disini adalah, sebenarnya untuk penanganan sampah yang paling adalah bagaimana sampah ini kita selesaikan bersama," pungkasnya. (Gan)
    Komentar

    Tampilkan