-->
  • Jelajahi

    Copyright © wwb.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Bocah 11 Tahun di Kabupaten Bogor Jadi Korban Cabul

    dmin
    , April 19, 2022 WIB

    KAB.BOGOR,WWB.co.id - Anak berusia 11 Tahun di Desa Curug, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor diduga jadi koban tindakan persetubuhan atau perbuatan cabul.

    Orang tua korban OK (initial) menduga awalnya anaknya merasa malu tinggal dikontrakkan. Hingga memperkenankan anaknya tersebut tinggal bersama orang yang di anggap saudaranya. "Saya mengijinkan tinggal anak saya bersama IP (diduga pelaku) yang saya kenal udah hampir tiga tahun," katanya kepada wartawan, Selasa (19/4/22).

    OK mengaku anaknya (korban) tinggal bersama IP juga mendapat ijin dari sang istrinya. "Anak saya juga diijinkan tinggal bersama-sama dan bahkan suka diajak jalan-jalan dan dia (korban-red) juga dekat dengan anak dari istri IP," imbuhnya.

    Dirinya tidak menyangka, IP yang ia kenal akan melakukan perbuatan tercela kepada anaknya. "Ketahuannya itu ketika dia (sikorban) sakit dirumah IP itu, udah sakit dua hari saya ambil. Lama-lama anak ini makin kurus dan jalannya agak beda, dan panasnya tidak mau turun," terang orang tua korban yang mengaku sehari-hari mencari rongsokan (barang bekas). 

    Mengetahui anaknya diperlakukan tidak senonoh, orang tua korban juga sempat mengaku emosi. "Bapaknya sempat emosi namu Alhamdulillah bisa tenang dan saya kesana-kesini mencari uang pinjaman untuk berobat," jelas OK.

    Pihaknya juga telah melaporkan kasus tersebut di Polres Bogor. "Sudah dilaporkan di Polres Bogor," imbuhnya.

    Sementara itu, korban mengaku seringkali diperlakukan layaknya pasangan suami istri. "Sering melakukan bahkan diancam tidak boleh bilang mamah sama ayah," ungkap korban yang merengek ketakutan.

    Terpisah, Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Dharma Keadilan Nusantara (DKN)  Bambang Dwi Hendrolukito, S.T., S.H menegaskan akan mengawal kasus tersebut hingga selesai. 

    "Saya akan kawal terus proses ini hingga pelaku mendapatkan hukuman yang sebanding dengan perbuatannya, bila perlu di hukum seberat-beratnya," terang Bambang didampingi Richard Angkuw, S.H., M.H. Selasa, (18/04/22).

    Bambang menjelaskan, keluarga korban memang sudah melaporkan kasus tersebut pada tanggal 14 April 2022. Dengan Laporan Polisi nomor : LP/B/661/lV/SPKT/2022/JBR/RES BGR. Di Unit PPA Polres Bogor.

    Menurutnya, korban yang diketahui baru berusia 11 Tahun itu kondisinya lemas dan selalu demam tinggi. "Kondisi anaknya mengkhawatirkan. Selalu demam dan saat ini tengah mendapat perawatan di Rumah Sakit," jelas Bambang.

    Menurut keterangan, kata Bambang, diduga pelaku sempat di amuk masa dan saat ini terduga telah diamankan di Polsek Gunung Sindur bahkan salah satu paralegal terkena spekear ketika menengahi amukan masa.

    Hingga berita ini di terbitkan belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian dalam hal ini Polres Bogor. (Gan)
    Komentar

    Tampilkan