-->
  • Jelajahi

    Copyright © wwb.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Ustadz Solmed Meriahkan Pengajian Bulanan Al-Hidayah Kota Bogor

    dmin
    , March 27, 2022 WIB

    Ustadz Solmed tengah/ foto : wwb.co.id

    KOTA BOGOR,WWB.co.id - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pengajian Al-Hidayah kembali melaksanakan pengajian bulanan di Masjid Raya Bogor, Jln Pajajaran, Baranangsiang, Kota Bogor, Minggu (27/03/22) yang juga ditayangkan secara langsung lewat kanal Youtube resmi Al-Hidayah.

    Pengajian bulanan yang mengambil tema "Perempuan dan Politik" dihadiri oleh Ketua DPD Pengajian Al-Hidayah Kota Bogor Hj. Melli Nuraini Darsa, Sekretaris DPD Pengajian Al-Hidayah Kota Bogor Selvi Devita Ginting, dengan mengundang penceramah Ustad Solmed.

    Ketua DPD Pengajian Al-Hidayah Kota Bogor, Hj Melli Nuraini Darsa tengah/ foto: wwb.co.id

    Pada kesempatan tersebut, Ketua DPD Pengajian Al-Hidayah Kota Bogor, Hj Melli Nuraini Darsa mengatakan, tujuan pengajian tersebut yakni untuk mengaktifkan kembali kegiatan- kegiatan ataupun pengajian yang dilaksanakan DPD Pengajian Al-Hidayah Kota Bogor.

    "Insya Allah Covid mulai landai dan keadaan perlahan membaik, maksud dari kegiatan ini untuk memulai kembali kegiatan Al-Hidayah Kota Bogor atau ciri khas dari Al-Hidayah, yakni dakwah, yang mana sebetulnya di Al-Hidayah Kota Bogor sendiri banyak ustadzah dan qori'ah yang sanggup memberikan tausiyah, tapi untuk lebih  memberikan semangat hari ini kita undang ustadz yang sering muncul di TV," kata Hj Melli dalam sambutannya.

    "Al-Hidayah sebagai Organisasi yang lahir dari Partai Golkar, yang mana bertujuan untuk membuat amal kebaikan melalui kegiatan pengajiannya. Namun Al-Hidayah juga harus memainkan peran yang optimal baik bagi Golkarnya sendiri maupun bagi ibu-ibu dan masyarakat sekitar," ujar Ketua DPD Pengajian Al-Hidayah Kota Bogor ini.

    Foto: wwb.co.id


    Terkait dengan tema yang diusung dalam acara pengajian kali ini, Melli mengatakan bahwa kebutuhan untuk menambah politisi perempuan saat ini sangat penting.

    "Jika kita lihat Undang-undang kita mengatakan calon legislatif minimal 30% adalah perempuan. Tapi sejak UU itu disahkan, jumlah calon legislatif perempuan, juga yang akhirnya terpilih selalu lebih rendah dari 20%," ujar Melli.

    Lebih lanjut Melli juga memaparkan sebuah penelitian tentang keterwakilan perempuan dalam partai Islam tinggi. 

    "Melihat penelitian dan data-datanya, bisa dibilang tidak benar jika dibilang dalam islam perempuan tidak diperbolehkan berpolitik. Bukti-buktinya bisa dilihat langsung di sejumlah partai berbasis islam di Indonesia yang jumlah caleg dan legislator perempuannya lebih banyak dari pada partai lainnya," jelas Melli lebih lanjut. 

    Dalam pengajian tersebut selain, pembacaan ayat Suci Alqur'an & oleh Qori'ah ibu Robiatul Adawiyah, pembacaan Tahlil dan  Shalawat Ratib. Pengajian tersebut juga turut dihadiri oleh ustadz kondang yakni Ustadz Solmed yang memberikan tausiyah kepada jemaat yang hadir secara langsung maupun secara offline.

    Ustad Solmed dalam ceramahnya memberikan pandangan dan pencerahan mengenai pandangan islam mengenai perempuan dan politik dengan harapan ke depan semakin banyak perempuan yang terjun ke dunia politik. (***/Gan)
    Komentar

    Tampilkan