-->
  • Jelajahi

    Copyright © wwb.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Permasalahan Tanah di Desa Curug Gunung Sindur akan Dimeja Hijaukan

    dmin
    , March 18, 2022 WIB
    Foto: ilustrasi

    KAB.BOGOR, WWB.co.id - Permasalahan tanah masih saja terjadi di Kabupaten Bogor. Seperti dialami Feronia Keysia yang membeli 1 bidang tanah seluas 200 Meter persegi dari Irwanto berlokasi di Kp. Curug, Desa Curug Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

    Hal tersebut disampaikan Kuasa Hukum Feronia Keysia Bam's Partners Advokates and Legal Consultants Bambang Dwi Hendrolukito, S.T., SH melalui relase resmi kepada Redaksi web.co.id, Jumat (11/21/22).

    Menurut Bambang, Feronia Keysia membeli tanah dari Irwanto dengan dibuatkan Akta Jual Beli (AJB)." Dalam blanko yang dibuat  PPAT Aden Dahri ini, yang jadi permasalahan ketika kelien saya akan mengajukan verifikasi dan mengurus persertifikatan dan kita ajukan ploting di BPN, tanah tersebut sudah bersertifikat atas nama orang lain Overlapping (Sertifikat Ganda) ada pemilik sertifikat yang bernama Antoni Mansur dari tahun 2016, sedangkan jual beli tersebut di lakukan pada tahun 2020 otomatis tanah yang di jual itu tumpang tindih," kata Bambang sapaan akrabnya.

    Ini Keterangan PPAT Terkait Permasalahan Tanah di Desa Curug Gunung Sindur → https://www.wwb.co.id/2022/03/ini-keterangan-ppat-terkait.html


    Setelah pihaknya, melakukan investigasi ternyata benar tanah tersebut sudah bersertifikat orang lain akan tetapi diduga dijual belikan lagi oleh Irwanto.

    "Karena kita juga melibatkan Notaris/PPAT disini, saya sudah coba mengirimkan surat kepada pengawas daerah (Pengda) PPAT Kabupaten Bogor. Hingga di jembatannilah oleh Pengda itu pengayoman di Kantor Notaris Sintia Tania di Jln. Alternatif Sentul akan tetapi tidak ditemukan solusi dan akhirnya saya melakukan gugatan di Pengadilan Negri  Cibinong dengan gugatan melawan hukum," tuturnya.

    "Yang jadi persoalan, diluar Standar Operasional Prosedur (SOP) Notaris/PPAT  blanko AJB tersebut dibawa oleh penjual kepada pembeli. Tidak mengahadap kekantor atau tidak dihadiri PPAT tersebut, malah diantar mantan Ketua RT,"ucap Bambang mempertanyakan.

    Kades Curug Jelaskan Terkait Permasalahan Tanah Diwilayahnya → https://www.wwb.co.id/2022/03/kades-curug-jelaskan-terkait.html

    Kemudian, lanjut Bambang menjelaskan, ketika meminta klarifikasi kedesa, bahwa betul tanah tersebut adalah milik Irwanto dia (Desa dan Irwanto-red) tidak mengetahui kalau tanah tersebut sudah bersertifikat. Tetapi dari desa tersebut mengeluarkan 3 serangkai diantaranya, surat keterangan tidak sengketa, surat riwayat tanah, dan sporadik tanah.

    "Menurut desa tanah tersebut adalah hibah kepada Irwanto dan Dari keterangan lettel C Desa awal-nya tanah tersebut adalah milik M. Dahlan kemudian dihibahkan kepada Irwanto," kata Bambang.

    Ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp messenger, Irwanto belum memberikan keterangan apapun terkait permasalahan tersebut. (Gan/Rn)

    Komentar

    Tampilkan