-->
  • Jelajahi

    Copyright © wwb.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Petani Penggarap di Desa Sukajaya Tolak Pengukuran Tanah oleh PMC

    dmin
    , February 23, 2022 WIB
    Foto : Ilustrasi

    KAB.BOGOR,WWB.co.id - Masyarakat (Petani) penggarap Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor menolak adanya pengukuran lahan garapan di wilayahnya oleh PT Mustika Candra (PMC).

    Salah satu warga penggarap, Asep mengatakan, tidak mengetahui dasar dari pada PT PMC melakukan pengukuran dilahan tersebut. "Kami tidak mengetahui dasar PT tersebut akan melakukan pengukuran lahan secara administrasi kita sudah garap dari tahun 1997 dan orang tua kita dari tahun 1947," kata Asep ketika dikonfirmasi melalui Chanel YouTube Lensa Negeri, Selasa (22/2/22).

    Akhirnya, kata dia, sempat terjadi pertemuan yang di wakili Polsek, Kecamatan dan dari Pihak Dankom dengan masyarakat penggarap untuk tindakan preventif agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

    "Kita tahu informasi tersebut dari ketua RT yang kebetulan ketua koordinator disini dimasyarakat. Beliau menyampaikan akan ada pengukuran dari pihak PT PMC tersebut, akhirnya kita musyawarahkan dan ada satu kesimpulan kita menolak itu dilakukan kalau tidak berdasar secara hukum," tutur Asep.

    Lanjut Asep menjelaskan, ketika pihak PT itu kedesa bersama stakeholder terkait untuk urun rembuk. "Saya tahu informasi tersebut dari ketua RT, sedangkan waktunya sendiri kita tidak tahu. Akhirnya kita kedesa saja pagi-pagi, belum ada dari pihak PT PMC nya hanya ada dari pihak pemerintah dan tim ukur dan dari pihak Dankom tersebut, kemudian datang delegasi dari pihak PT tersebut hingga terjadi dialog dan musyawarah dengan masyarakat. Beliau menyampaikan akan melakukan pengukuran dilahan yang digarap masyarakat," terangnya.

    "Beliau menyampaikan bahwa ini hanya untuk ukur saja, dan ingin mengetahui letak-letaknya dimana saja yang nantinya kita ingin tertib administrasi. tenang-tenang kami tidak seperti apa yang dipersepsikan bapak-bapak ," ungkap Asep menirukan ucapan perwakilan PMC.

    Dalam pertemuan tersebut, masih kata Asep, kami menolak. Secara defakto pihak PMC sendiri tidak pernah ada penguasaan fisik. Mereka saja (PMC) pengalihan dari SHGU kepada SHGB kami rasa bermasalah, disini bentuk usahanya saja tidak ada bahkan bangunannya juga tidak ada. Makanya itu dasar dan landasan kami memperjuangkan ini karena ini sumber kehidupan kami," ujar Asep dalam Chanel tersebut.

    "Saya sampaikan kepada pihak PMC kita menolak dan anda sampai saat ini secara defakto tidak pernah ada penguasaan fisik sampai disitu saja. Dan, saya sampaikan kepada kepala desa bahwa kepal desa tidak jelas keberpihakannya, kita minta secara tertulis bahwasanya kepal desa menolak tindakan pengukuran. kita siap bareng-bareng dengan kepala desa. Bahkan saya menilai disitu pemerintah paling bawah tidak hadir," papar Asep.

    Diketahui, sebelumnya dalam video yang di tayangkan Channel YouTube Lensa Negeri itu para Masyarakat (Petani) penggarap sempat cek Cok mulut di aula Kantor Desa Sukajaya.

    Berita ini tayang dalam Channel YouTube Lensa Negeri video lengkapnya dapat di simak dalam Channel tersebut: https://youtu.be/rk7-gv7zMek


    (GN)

    Komentar

    Tampilkan