-->
  • Jelajahi

    Copyright © wwb.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Penyepakatan Implementasi Modeling Program Penguatan Toleransi Masyarakat

    dmin
    , February 06, 2022 WIB

    KOTA BOGOR, WWB.co.id - Pada hari Kamis, 3 Februari 2022, Metamorfosis yang merupakan Mitra Utama USAID-MADANI, Metamorfosis bersama Forbodas, bekerjasama dengan Kelurahan Katulampa dan Babakan Pasar Kota Bogor menyelenggarakan "Lokakarya Penyepakatan Implementasi Modelling: Program Penguatan Toleransi Tingkat Kelurahan, Kelurahan Katulampa dan Babakan Pasar".

    Lokakarya ini diselenggarakan dengan tujuan memetakan calon kelompok masyarakat  penggerak toleransi serta menyepakati rencana aksi pelaksanaan kegiatan modeling berupa penguatan kapasitas dan promosi nilai-nilai toleransi dan keadilan gender.  Kegiatan diselenggarakan dengan cara offline dan tetap menerapkan protokol kesehatan, bertempat di Aula Kantor Kelurahan Katulampa Kota Bogor.


    Tujuan dibuat acara ini adalah mendesiminasikan proses kegiatan yang sudah dilakukan Metamorfosis dan Forbodas dalam persiapan modeling kepada peserta yang hadir seperti: tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda dan organisasi masyarakat, agar artikel ini diketahui dan menjadi pelajaran bagi  halayak luas, dengan menghadirkan narasumber Sofia sebagai Direktur  Metamorfosis, A.R.Mutaqin FC MADANI, Kepala Badan Kesbangpol digantikan dengan Aep Syaifulloh, Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan, H. Hasbulloh, SE, MA, Ek – Ketua FKUB Kota Bogor, Eka Deri Rahmat Irawan, S.STP.M.M – Lurah Katulampa, Citra Widya Lestari, S.P.,MM – Lurah Babakan Pasar dan Hj. Liya Yulianti, SE. MA. – Lurah Gudang yang digantikan dengan Irvan, Kepala Seksi Pemerintahan.
    Dalam kegiatan hadir A.R Mutaqin, memberikan sambutan yang menekankan pentingnya kolaborasi dari 5 unsur yaitu pemerintah, organisasi masyarakat sipil, akademisi, media dan privat sector.

    Pada kesempatan itu juga, narasumber menyampaikan konsernnya masing-masing dalam mendukung modelling di Kelurahan Babakan Pasar dan Kelurahan Katulampa dan mengundang Kelurahan Gudang, agar dapat menduplikasi kegiatan modelling, sebagai kelurahan replikasi setelah ini.  Semua peserta mendukung adanya modelling dan berharap modelling ini ada di semua wilayah Kota Bogor, karena pentingnya penguatan kapasitas bagi masyarakat dalam mendukung promosi nilai-nilai toleransi dan keadilan gender di masyarakat.

    Masyarakat juga menginginkan ada keadilan dan tidak ada yang dibedakan dalam masyarakat, agar tercipta Kota Ramah Keluarga dan Ramah HAM,  Salah satu dukungan masyarakat untuk tercapainya modelling adalah berkomitmen dan bersedia mengikuti semua proses yang diadakan.
    Aep Syaifulloh, Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan mengatakan, sangat mendukung apa yang dilakukan Metamorfosis dan Forbodas dalam menginisiasi kegiatan modelling. Beliau meminta kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan peserta yang hadir, bersama-sama mendukung dan berpartisipasi dalam mewujudkan modelling ini. Harapannya dari modelling ini dapat diikuti oleh wilayah lain membentuk hal yang sama.

    Sofia, Direktur Metamorfosis menjelaskan bahwa kegiatan modelling penting dilakukan karena melihat adanya kebutuhan masyarakat terkait penguatan kapasitas. Masyarakat yang sudah terkuatkan pengetahuannya, agar dapat mempromosikan nilai-nilai toleransi dan keadilan gender di masyarakat.  Kegiatan modelling ini mendukung Kota Ramah HAM, Ramah Keluarga dan Festival HAM yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat.  Oleh karena itu pentingnya dukungan dari pemerintah kota, pihak kelurahan, masyarakat, akademisi, media dan pihak swasta juga dalam mewujudkan itu semua.


    Dalam paparannya,  Hasbullah, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menyatakan memiliki nomenklatur yang diatur dalam indikator Harmony Award Kementerian Agama RI,  bahwa program modelling penguatan toleransi di tingkat kelurahan adalah sebagai Program Kelurahan Model Kerukunan,  di mana program penguatan toleransi dan kerukunan ini menyasar sampai tingkatan kempok kecil masyarakat di tingkat kelurahan.

    Maka FKUB juga mengerahkan Kader Kerukunan FKUB tiap kelurahan untuk mensukseskan program modelling penguatan toleransi dan kerukunan ini.
    Ketiga Lurah di Kelurahan Babakan Pasar, Kelurahan Katulampa dan Kelurahan Gudang mendukung adanya modeling dan akan bekerjasama untuk mewujudkan impian bersama menjadi Kota Bogor menjadi Kota Ramah HAM, Ramah Keluarga dan Ramah Anak.

    Dukungan itu secara kongkrit dalam menentukan dan mengundang partisipan yang akan ikut modelling, menyediakan tempat pertemuan di wilayah dan dukungan jika ada inisiasi/event toleransi dalam mengusung nilai-nilai toleransi dan keadilan gender.
    Komentar

    Tampilkan