-->
  • Jelajahi

    Copyright © wwb.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aktivis Mahasiswa Minta Evaluasi Besar-besaran Terkait Penyaluran BPNT

    dmin
    , November 27, 2021 WIB
    Foto : Wakil Ketua Bem Stkip Muhammadiyah Bogor Nana Mulyana


    KAB.BOGOR, WWB.co.id - Aktivis Mahasiswa mengapresiasi atas tindakan tim saber pungli Polisi daerah Jawa Barat yang telah berupaya untuk mengidentifikasi oknum tak bertanggung jawab pada program BPNT di Ciomas Bogor pada Jumat 26 November 2021 kemarin.

    Hal itu disampaikan Wakil Ketua Bem Stkip Muhammadiyah Bogor Nana Mulyana dalam keterangan tertulis pada Kantor Berita wwb.co.id, Sabtu (27/11/21).

    Menurutnya, salah satu oknum Kepala Desa diduga memungut  4 sampai 10 ribu per-KPM, namun belum ada kejelasan terkait penahanan, karena masih dalam tahap pendalaman dan penyelidikan kasus, tim Saber Polda Jabar . 

    Oleh karena itu, ia menilai, langkah yang diambil tim saber sudah tepat, karenanya memang perlu ada sebuah shock Terraphy kepada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, agar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang membutuhkan bantuan tidak lagi dimanfaatkan untuk berbisnis. 

    "Tim saber perlu lebih sigap lagi, karena memang persoalan ini sudah menyebar luas ke berbagai pelosok, yang mana memang perlu ditempuh, agar persoalan ini tidak tersebar luas seperti virus, ketika ada virus maka dari itu tim saber perlu siap menjadi penawar virus tersebut dengan tindakan cepat tanggapnya," tegasnya. 


    "Bukan hanya tim saber yang harus mengusut tuntas kasus ini, namun dari kalangan masyarakat, mahasiswa serta lainnya pun perlu bahu-membahu menindak kasus tersebut, ketika disetiap kalangan sudah kompak, maka pengusutan ini akan tersapu bersih secara efektif," lanjut Aktivis Mahasiswa yang akrab disapa Nana ini.

    Pihaknya, mewakili Aktivis Mahasiswa, akan turut serta mengusut tuntas persoalan BPNT ini dengan berbagai cara, agar KPM mendapatkan hak sesuai bagiannya, dari komoditi yang sesuai, hingga tidak ada indikasi pungli lagi.

    "Semoga ketika isu ini disikapi dan diikhtiarkan, dapat terusut tuntas serta menjadi tamparan keras untuk oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, dan harus ada evaluasi besar-besaran terkait penyaluran BPNT kepada KPM," tegas Nana.
    Komentar

    Tampilkan