-->
  • Jelajahi

    Copyright © wwb.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Seminar dan Pelatihan Pesantren Prenur Sasarkan Santri menjadi Enterperenur

    dmin
    , October 16, 2021 WIB

    KOTA BOGOR,WWB.co.id - Bertolak pada kondisi Pandemi saat ini, kita di tuntut untuk terus dapat bertahan dan berkembang, dipaksa untuk selalu kreatif dan inovatif sebagai generasi penerus dalam memajukan ekonomi bangsa yang di mulai dari kesadaran untuk mengembangkan usaha.

    Kementrian Pemuda dan Olah Raga (KEMENPORA) memiliki program dalam bidang pengembangan sumber daya kepemudaan dan kewirausahaan, menggandeng sejumlah instansi untuk mengadakan seminar dan pelatihan.

    Dalam hal ini, kemudian KEMENPORA menyasar pada Pesantren di kota bogor dengan sasaran para santri dan santriwati mengenai dasar-dasar keilmuan, kewirausahaan dan penting nya peran anak muda dalam membangun sebuah usaha.

    Seminar dan Pelatihan Pesantren  Prenur, selasa (5/10/2021) di buka oleh ketua Yayasan Pondok Pesantren Darul Muhajirin, KH, Ahmad Djaelani. Dalam sambutannya, memberikan apresiasi positif pada kegiatan tersebut, karena bagaimanapun santri dan santriwati mesti di berikan pelajaran dan pengetahuan mengenai entrepreneurship.




    Begitupun sambutan dari Pemkot Bogor yang di wakilkan oleh Kabag Kesra Asep Kartiwa. M, M dirinya mengapresiasi kegiatan seminar tersebut.
    "Pemkot Bogor sangat apresiasi kegiatan seperti ini, dan siap memberikan dukungan kepada seluruh enterpreneurship muda kota bogor," ungkap Aska, sapaan karibnya.


    Narasumber yang berkompeten di harapkan dapat menjadi lading ilmu bagi para santri dan santriwati dalam seminar Pesantren Preneur. Diantaranya adalah Komisioner KPI pusat, Nuning Rodiah. M, P.d , Ketua umum BPC HIPMI, Bambang Pria Kusuma. S,E., M, Kesos . Ketua bidang Ekonomi MASIKA ICMI DKI Jakarta, Andi Kadir. M,M. Serta Deputi Bidang Pengembangan Kepemudaan Kemenpora RI, Dr. H.M. Asrorun Ni'am Sholeh, MA. Dengan moderator Hj. Nurfuadah. M.Pd , Ketua yayasan Prakarsa Mulia Padjadjaran.


    Dengan peserta sebanyak 100 orang santri dan santriwati, di harapkan seminar dan pelatihan ini menjadi acuan semangat inovasi serta kontribusi dalam mengembangkan minat dan kemampuan diri untuk menjadi seorang enterpreneur. (***)
    Komentar

    Tampilkan