• Jelajahi

    Copyright © wwb.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kabupaten Bogor Bersama RSJMM, Evakuasi Masal 35 ODGJ Berat di Darul Miftahudin Untuk di Obati

    dmin
    , January 28, 2021 WIB
    masukkan script iklan disini

    KAB BOGOR, WWB.co.id - Deretan pesien, panitia, pengurus dan tamu, berjejer rapih dengan menjalankan protokol kesehatan dari petugas Puskesmas Nanggung berupa mencuci tangan, mengukur suhu, memakai masker dan duduk berjarak, saat Tim Pelayanan Kesehatan Jiwa Masyarakat RSJ.Dr.H. Marzoeki Mahdi (RSJMM) tiba dilokasi untuk melakukan kegiatan Pelayanan Kesehatan Jiwa Masyarakat, Pemeriksaan dan Evakuasi Masal 40 ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) Berat di LKS Darul Miftahudin, yang dihadiri oleh Dinas Sosial, BRSPDM Phalamartha, Kecamatan Nanggung, Polsek, Puskesmas, Desa Hambaro, TKSK, PSM, Pendamping ODGJ, Tagana bersama RSJMM, Rabu (27/01/2021).


    Yayasan Bina Tauhid Darul Miftahudin yang dipimpin oleh H.Rafiuddin alias H.Hendra, sebagai Ketua Yayasan, yang dibantu oleh 27 pengurus lainnya, berlokasi di Jl.Hambaro RT.03/07 Desa Hambaro Kec. Nanggung Kab. Bogor, berdiri sejak tahun 2010, dilahan seluas 1200 M3, dengan luas bangunan sekitar 400 M3, sejak pagi hari sudah menyiapkan 40 ODGJ sebagai peserta kegiatan Pemeriksaan dan Evakuasi Masal ODGJ Berat ke RSJMM, yang telah dilakukan pelayanan medis, rapid tes covid 19 dan rujukan  dari tim kesehatan jiwa Puskesmas Nanggung beserta pengurus LKS. 

    Muhammad Yusup mewakili LKS Darul Miftahudin, tampil menyampaikan laporannya terkait kegiatan yang digelar di LKS dan mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang hadir. 

    Iyep Yudiana, sebagai Promotor Kesehatan Jiwa Masyarakat RSJMM, dalam paparanya menyampainya Tujuan Kegiatan Pelayanan Kesehatan Jiwa Masyarakat kepada semua yang hadir. 

    "Tujuan pelayanan kesehatan jiwa masyarakat, pemeriksaan dan evakuasi masal ODGJ berat yaitu untuk mempromosikan kesehatan jiwa kepada masyarakat, membentuk jejaring kerja sama lintas sektoral dalam pelayanan kesehatan jiwa dan memberikan pelayanan kesehatan Jiwa secara langsung kepada ODGJ, keluarga dan masyarakat," tuturnya.

    BRSPDM Phalamartha melalui Cup Santo, sebagai Kepala Balai memberi pesan kepada Penyandang Disabilitas Mental (PDM) dan peserta yang hadir. 

    "Semua pasien paska rawat RSJMM harus minum obat, jangan sampai putus dan kontrol ke puskesmas, bila sudah pulih, pasien harus ada kegiatan dan produktif," ucapnya.

    Dian Mulyadiansyah, sebagai Kabid Rehsos Dinso Kabupaten Bogor, mengucapkan terimakasih kepada para pihak yang telah memberikan pelayanan kesehatan jiwa untuk masyarakat Kabupaten Bogor.

    "Terimakasih kepada RSJMM, Balai Phalamarta, LKS Darul Miftahudi, pendamping ODGJ, polsek, kecamatan, karang taruna, dll yang telah ikut memberikan pelayanan kesehatan jiwa kepada masyarakat Kab.Bogor, menuju Kab.Bogor sebagai Kabupaten Termaju se-Indonesia," tuturnya.

    Di lokasi yang berbeda, 14 anggota Tim Pelayanan Kesehatan Jiwa Masyarakat RSJMM, melalui dr. Rinintha, Sp.KJ sebagai dokter spesialis jiwa dan dr.Tiar Ilman, sebagai dokter IGD, bersama perawat jiwa, promotor kesehatan, pekerja sosial, administrasi pasien, dll, berhasil memeriksa 40 ODGJ yang terdaftar dan menetapkan 35 ODGJ untuk dilakukan perawatan, pengobatan dan rehabilitasi di RSJMM. 

    35 ODGJ dievakuasi ke RSJMM dengan menggunakan 7 unit kendaraan yang terdiri dari 1 unit bus dan 2 kendaraan operasional RSJMM, 2 unit kendaraan operasional LKS, 1 unit ambulan Pospera, 1 unit ambulance Puskesmas Nanggung, yang dikawal ketat oleh Tim Rider Pengawal Ambulance sampai ke RSJMM.  (Randi)
    Komentar

    Tampilkan