-->
  • Jelajahi

    Copyright © wwb.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Cafe Hujan Rempah di Protes Warga

    dmin
    , January 02, 2021 WIB
    masukkan script iklan disini

    KOTA BOGOR, WWB.co.id - Cafe Hujan Rempah yang berlokasi di Jalan Buldoser, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, diperotes warga. Pasalnya, akibat adanya musik yang terlalu keras (bising) hingga keberadaan-nya dianggap mengganggu warga sekitar .

    Seperti halnya yang di katakan Kris salah satu warga setempat, mengaku bahwa ketika mengadakan acara sangat mengganggu warga dengan adanya musik terlalu keras dan banyak melanggar protokol kesehatan. Selain itu, kapasitas pengunjung terlalu ramai. "Saya sebagai warga sekitar sangat khawatir apalagi sekarang ini ada pandemi dan kami meminta kepada pemilik agar kerja sama bahkan sudah beberapa kali kami tegur tapi menghindar," tutur Kris yang mengaku warga setempat. Rabu, (30/12/20).

    Menurutnya, sebelumnya memang sudah ada konfirmasi dan perjanjian yang mereka buat tetapi ingkar. "Perjanjian-perjanjian tersebut yang mereka buat dan di tanda tangani sendiri tidak di taati serta melanggar terus sampai sekarang ini apabila di tegur tidak pernah di hiraukan," terangnya.

    "Dulu, mereka janji tidak akan mengakses jalan kami, suara kebisingan akan di redam, kami mencoba berdialog mencari solusinya yang baik tapi tidak di hiraukan," sambung Keris.

    Aris Nugraha Operasional Manager Hujan Rempah mengatakan, hak-hak asasi melekat di pribadi sebagai warga Negara Indonesia. "Negara kita adalah (Negara-red) Hukum. Kalau ada complain (mengeluh) apa pun terstruktur. Lapokan, ada RT/RW Kelurahan dan Kecamatan. "Kalau mereka langsung menuduh segala macam menurut saya tidak pas. Memang ada permaslahan tetapi sudah dihandle (ditangani) langsung oleh Muspika dan memang sudah dianggendakan bahkan secepatnya untuk di selesaikan. Karena Danramil dan Kapolseknya berganti ditambah sekarang momennya Natal dan Tahun Baru yang akhirnya tertunda," ucapnya.

    Setelah Tahun Baru, kata dia, antara Hujan Rempah dan warga akan bermediasi. "Mungkin saya akan memutuskan solusi untuk warga dan perusahaan. Untuk masalah perijinan silahkan cek saja, ini masalah krisis sosial komunikasi antara kami dengan warga, dimana-mana pun perusahan butuh adaftasi untuk berbaur dengan warga," papar Aris.

    Sementara itu, Kapolsek Bogor Timur Kompol Huda mengatakan, dalam hal tersrbut pihaknya tidak bisa memutuskan sendiri terkecuali terkait ketertibam masyarakat. "Saya dalam kesempatan ini tidak dapat bertindak sendiri karena tugasnya bukan saya. Kecuali gangguan Kamtibmas yang sudah merupakan potensi. Hal ini kita bisa mengkaji bahwa bobot ancamannya tidak ada masyarakat disini arif, sudah dewasa, berpendidikan tak mungkinlah melakukan hal-hal yang ceroboh," ucapnya. (Iwn/Gan)
    Komentar

    Tampilkan