• Jelajahi

    Copyright © wwb.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Bupati Natuna Buka Kembali Transportasi Jalur Laut

    dmin
    , January 08, 2021 WIB
    masukkan script iklan disini

    NATUNA, WWB.co.id - Bupati Natuna, Hamid Rizal membuka kembali penumpang jalur laut, transportasi laut baik dari maupun yang ke Kabupaten Natuna, Pembukaan jalur transportasi laut disampaikan Hamid Rizal melalui Surat yang ditujukan kepada Pimpinan Pelni Cabang Tanjungpinang, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam dan Operator Pelayaran Perintis.

    Dalam surat tersebut Hamid Rizal menyampaikan bagi pengguna transportasi laut yang memiliki identitas penduduk (KTP) di luar Kabupaten Natuna telah diizinkan masuk dan keluar wilayah Kabupaten Natuna.

    "Perjalanan orang menggunakan transportasi laut dari dan keluar Kabupaten Natuna wajib menggunakan surat Rapid Test atau PCR," ujar Hamid Rizal.

    Namun bagi perjalanan orang di dalam wilayah Kabupaten Natuna hanya menggunakan Surat Kesehatan yang dikeluarkan oleh puskesmas setempat.

    "Namun, para penumpang transportasi laut wajib mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak," terangnya.

    Hamid Rizal menegaskan, ketentuan yang dikeluarkan tersebut berlaku sejak di tandatangani dan akan dilakukan evaluasi kembali sesuai dengan kondisi perkembangan kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Natuna.

    Sebelumnya dalam rapat kerja di Gedung DPRD Natuna beberapa waktu lalu dan permasalahan ini sempat dibahas, menurut beberapa anggota dewan mereka menerima sejumlah keluhan warga mengenai kebijakan wajib KTP Natuna untuk masuk ke Kabupaten Natuna dengan jalur laut.

    Ketua Komisi I DPRD Natuna menilai untuk saat ini kebijakan tersebut tak relevan, pasalnya di Natuna sendiri banyak warga pendatang yang tidak seluruhnya memiliki KTP Natuna. 

    "Selain itu warga asli Natuna yang sudah lama merantau atau bekerja di daerah lain juga banyak tidak ber-KTP Natuna," ujar Wan Aris.

    Menurut Wan Aris, akibatnya warga yang ingin kembali ke Natuna melalaui transportasi laut selama ini menjadi terkendala, menurutnya hal tersebut bukan solusi yang efektif.

    "Saya nilai hal itu justru menyulitkan masyarakat kita, contohnya saja jika ada warga kita yang sudah lama berada diluar Natuna sehingga KTP nya sudah bukan KTP Natuna lagi, saat hendak pulang ke Natuna kan tidak bisa," ucapnya dalam rapat hearing bersama Tim Gugus Tugas Covid Kabupaten Natuna, Selasa (5/1/2021).

    Hal yang sama disampaikan Anggota DPRD Natuna, Junaidi, dia menyatakan pihaknya banyak mendapat keluhan dari masyarakat khususnya pelajar yang belum memiliki KTP, namun warga asli Natuna, ketika hendak ke Natuna, tidak bisa karena kebijakan tersebut," terangnya.

    Saat itu beberapa anggota dewan meminta tim Gugus Tugas mengevaluasi kembali kebijakan terkait KTP tersebut, mereka menilai syarat wajib KTP Natuna tidak relevan dan justru menyudutkan masyarakat Natuna sendiri. (dani)
    Komentar

    Tampilkan