-->
  • Jelajahi

    Copyright © wwb.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Warga Karangnunggal Keluhkan Pemotongan Bantuan RTLH, Kades: Tidak Ada Pemotongan

    dmin
    , December 02, 2020 WIB

    CIANJUR, WWB.co.id - Warga Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur mengeluhkan adanya dugaan pemotongan anggaran bantuan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) Rp. 500 ribu per-unit.

    Pantauan di lapangan, ada sekitar 20 KK, mayarakat di Desa tersebut, mendapatkan bantuan rutilahu melalui kucuran dana bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, dengan nilai Rp17,5 juta per-unit.

    Obay (40) warga setempat membenarkan, rata-rata per-kampung itu dapat bantuan rutilahu sekitar tiga hingga empat unit.

    Misalnya, kata dia, di Kampung Tubuy RT04/02, Desa Karangnunggal menerima bantuan rutilahu, masing-masing diantaranya Martin (35), Ema Iis (50), dan Engkus (40). 

    "Ya, itu ada pemotongan kang.? Sekitar Rp.500 Ribu per-unit atau per-KK," akunya saat ditemui langsung di kampung tersebut, Rabu (2/12/2020) siang, kepada awak media.

    Menurut Obay, pembangunan sudah berjalan sekitar tiga bulan. Tepatnya itu dimulai Oktober 2020, dan baru nyampe sekitar 80 persen. "Sisanya masih ada perlu dibangun lagi. Karena masih belum selesai," imbuhnya.

    Senada disamapaikan, Ema Iis (50) warga setempat yang juga sebagai penerima manfaat. Ia mengakui ada pemotongan dari pihak Desa. "Katanya untuk biaya administrasi, tentunya merasa keberatan. Kenapa harus ada pemotongan segala, dan ditentukan. Harusnya jangan seperti itu," ucapnya.

    Seharusnya, kata dia, tidak dipatok (target) harus sekian angkanya. Coba kalau misalnya seikhlasnya atau terbuka minta yang wajar-wajar saja.

    "Pemotongan terlalu besar, dan ditentukan angkanya kang," terang Ema Elis kepada awak media, Rabu (02/12/20).

    Terpisah, Kepala Desa Karangnunggal M. Zamzam Mubarak membantah terkait hal tersebut. "Tidak ada pemotongan sama sekali. Informasi tersebut tidak benar. Selama ini pembangunan lancar dan tidak ada kendala sesuai harapan.

    Bantuan pembangunan rutilahu, kata Kades, diterima warga sini sekitar 20 KK, itu nilai bantuannya sekitar Rp17,5 juta. Kalau soal bantuan dari mananya kurang paham.

    "Sekali lagi saya tegaskan, tidak ada potongam atau pun menerima laporan dari warga adanya ditudingan tersebut. Lebih jelasnya silahkan konfirmasi ke pendamping, kan ada pendampingnya.?Karena, saya kurang begitu paham," pungkasnya. (Yad)
    Komentar

    Tampilkan