-->
  • Jelajahi

    Copyright © wwb.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pandemi Covid-19, Penghasilan Toko Mesin Jahit Turun 50 Persen di Cianjur

    dmin
    , December 01, 2020 WIB
    masukkan script iklan disini

    CIANJUR, WWB.co.id - Dampak Corona (Covid-19) yang kini masih belum berakhir membuat Pengusaha toko mesin jahit pemasukan-nya menurun, hinga sekitar 50 persen.

    Seperti halnya yang diakui pemilik Toko DSM, di Jalan Moch Ali, Kelurahan Solokpandan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ketika di temui wwb.co.id, Selasa (1/12/2020).

    H. Dadi (58) pemilik Toko DSM membenarkan, pandemi virus Corona berkepanjangan yang hampir sekitar satu tahun lebih ini, berdampak pada usaha saat ini ditekuni-nya.

    "Jelas terdampak, penghasilan saya menurun hampir sekitar 50 persen," ucapnya, saat ditemui langsung di tokonya, siang.

    Toko DSM di Cianjur tersebut, kata dia, menjual berbagai macam merk mesin jahit. Selain itu, ia juga menerima tukar dan tambahan mesin jahit. Dari mulai obras, (bordir baru dan bekas) sampai service dan spare part.

    Saat ini, dirinya mengeluhkan penjualan yang kian menuturun. "Karena, dampak dari Covid-19. Bila para pengrajin sepi, toko juga sama merugi, konsumen sebagai besar atau mayoritas pengrajin jahit (vermak) dan dunia konveksi pasarnya.

    "Ya, mudah-mudah pandemi Covid-19 cepat berkahir dan berlalu. Meskipun begitu, tetap patuhi disiplin protokol kesehatan (Prokes), dengan 3M (Memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan)," ajak Dadi.

    Tapi, meskipun penjualan lagi sepi. Kata dia, tetap harus selau menjaga kesehatan dan kebersihan. Rasa khawatir pasti ada lah, makanya tidak pernah lepas selalu memakai masker bila sedang di toko dan service mesin jahit. "Kalau yang service mesin jahit ada lah stabil. Namun tidak begitu ramai. Namun, sebelum pandemi Corona lumayan ramai. Dan, penjualan mesin juga paling laku itu dua hingga tiga unit saja. Padahal sebelumnya sampai sekitar 10 unit mesin jahit perhari karena banyak yang beli," pungkasnya. (Yad)
    Komentar

    Tampilkan