-->
  • Jelajahi

    Copyright © wwb.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    KWT Sriwijaya Juara 1 Lomba BEJO

    dmin
    , December 17, 2020 WIB
    masukkan script iklan disini

    KOTA BOGOR,WWB.co.id - Berkat kerja keras dan ke kompakan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sriwijaya Kelurahan PasirJaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, menjadi pemenang Lomba Taman Herbal Bejo Jahe Merah Tahun 2019 - 2020.

    Selain kesibukannya sebagai ibu rumah tangga, ibu-ibu red dapat bekerja sama dalam KWT untuk memanfaatkan pekarangan menjadi sumber ekonomi bagi kelompok maupun keluarga, perjuangan dan hasil kelompok tersebut akhirnya terbayar sudah hingga menghantarkan Juara 1.

    Ketua KWT Sriwijaya, Siti Aisah mengaku bersyukur atas kekompakan-nya itu bisa menghantarkan menjadi juara. "Alhamdulilah saya bersyukur bisa menjadi juara pertama," ucapnya.

    Ia menjelaskan, kegiatan yang dilakukan kelompoknya itu hanya satu minggu sekali. "Kegiatan kami disini semingu satu kali kegiatan di lakukan setiap hari rabu, dengan jumla anggota sekitar 40 orang sedangkan yang aktif hanya 20 orang," ungkap Aisah.

    "Dalam kegiatan ini kami dan kelompok melakukan cocok tanam sayur-sayuran, penyemaian. Dalam cocok tanaman yang kita tanam yang cepat menghasilkan seperti kangkung satu bulan sekali kita panen , tanam pakcoy, secim dan terong," sambungnya.

    Sementara itu, kata dia, dalam pemodalan di sesuaikan dengan luas lahan."Modal yang kami keluarkan minimal 100 -200 Ribu Rupiah, sementar untuk penghasilannya bisa mencapai 300 - 400 Ribu Rupiah," imbuhnya.

    Lebih lanjut Aisah menjelaskan, selain sayur-mayur KWT juga menanam tanaman herbal diantaranya jahe merah, dan bisa di jual berupa rimpangnya, kiloan dan pembibitan. Dan, kata dia, dari hasil penjualan di masukan ke-Kas untuk kembali peoduksi. Sebagiannya lagi digunakan untuk konsumsi, studi banding.

    "Alhamdulilah dari hasil itu ibu-ibu KWT sudah mulai menambah kas dan menabung untuk dirinya sendiri. Meskipun anggaran baru di bantu dari Dinas Ketahan Pangan dan Pertanian melalui program RPL dari Tahun 2017- 2019 sudah berahir dan sudah kembali menjadi swadaya," ujarnya.

    Untuk saat ini, masih kata Aisah, KWT Sriwijaya belum ada yang membantu. "Kalau dari kelurahan sampai sekarang tidak ada, kami tetap mandiri sampai saat ini. Kami disini menggunakan hasil dari panen kami beli bibit hasilnya dimasukan ke-kas dan beli lagi dari hasil panen tersebut," pungkasnya. (Iwn/Gan)
    Komentar

    Tampilkan