-->
  • Jelajahi

    Copyright © wwb.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pupuk Subsidi Langka, Petani di Cidaun Cianjur Menjerit

    dmin
    , November 08, 2020 WIB
    masukkan script iklan disini

    CIANJUR, WWB.co.id - Petani warga Desa Jayapura, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menjerit, mengeluhkan harga berak (pupuk) bersubsidi (pupuk) jenis urea TSP mahal dan langka.

    Ajat (51) petani warga setempat membenarkan, warga di desa ini kini lagi kelabakan (kebingungan). Karena, harga pupuk naik di atas sekitar 150 persen.

    "Sebetulnya bukan mahal, tapi pupuk yang subsidi tidak ada alias langka atau susah dicari. Ada juga non subsidi," katanya, Minggu (8/11/2020).

    Sambunganya, jadi kalau warga (para petani) gak tahu pupuk subsidi atau non subsidi. Dan, kalau beli harga Rp. 220.000,- /kwintal.

    "Nah, saat ini harga di atas Rp. 400.000,-/kwintal. Berarti mahal kang," keluh Ajat.

    Lebih lanjut, ia menuturkan, intinya yang jadi permasalahan saat ini barangnya (pupuk) gak ada. Bakan, bahkan sedang berusaha untuk mencari. Beberapa petani sudah konfirmasi sama pihak dinas terkait, melalui jaringan yang ada di desa.

    "Ya, memang benar pupuk (urea TSP)  lagi gak ada. Bahkan ada juga mahal harganya," aku Ajat, warga Kecamatan Cidaun, Cianjur Selatan (Cisel), Minggu (8/11/3020).

    Masih ujar Ajat, beberapa petani saat ini bahkan sedang mencari di kios pupuk. Artinya, masih bertanya-tanya harus beli kemana.

    "Urea non subsidi Rp.560.000,- /kwintal, di sejumlah kiospun pupuk langka pula," ujarnya. 

    Hal senada juga disampaikan Ade (48) seorang petani lainnya, yang mengeluhkan tentang sulitnya mendapatkan pupuk.

    " Kalau ini tidak cepat ditangani oleh Dinas Pertanian Pemkab Cianjur dalam hal ini, kami berharap kepada Pemerintah Daerah maupun pusat,untuk segera turun tangan tentang kelangkaan pupuk" harapnya.

    Terpisah, Kepala Dinas (Kadis) melalui Kasi Penyuluh Bina Usaha (Binus) Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Hortikultura (DPPPH) Kabupaten Cianjur, Deni mengatakan, itu informasi di desa mana, dan kecamatan? Nanti, akan ditindaklanjuti dan akan cek langsung melalui perwakilan petugas ke sana.

    Deni menjelaskan, kini sudah dikoordinasikan ke distributor. Artinya, agar segera menyalurkan pupuk bersubsidi ke kios-kios dengan berpedoman pada SK Kepala Dinas (Kadis).

    "Secepatnya akan ditindaklanjuti, paling telat hari Selasa sudah terdistribusi," pungkasnya.(Yad)
    Komentar

    Tampilkan