-->
  • Jelajahi

    Copyright © wwb.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Strategi Apa.? Dari Para Paslon Pilkada Cianjur Tentang Isu Pemekaran

    dmin
    , September 09, 2020 WIB
    masukkan script iklan disini

    CIANJUR- Isu pemekaran. Hal sangat penting dan menarik dielaborasi termasuk bagaimana sikap para calon pemilihan kepala daerah (Pilkada), dengan imperial masyarakat Cianjur Selatan (Cisel), lalu Utara menginginkan adanya proses pemekaran Kabupaten Cianjur.

    Wakil Dekan FH dan Dosen Hukum Tata Negara Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur, Dr H. Dedi Mulyadi menyampaikan, kalau melihat dari sisi apa regulasinya, Cianjur sesungguhnya bisa dimekarkan menjadi empat hingga lima kabupaten.

    "Saya kira hal itu harus menjadi pemahaman bersama dari para calon," katanya, Rabu (9/9/2020) siang.

    Sehingga, menurut seorang pengamat politik dosen Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur itu, ada ide atau gagasan, termasuk strategi pemekaran ini, bisa menjadi hal penting.

    "Bisa dijual kepada para pemilih nanti. Terutama (pemilih-red) di Cianjur Selatan dan Utara. Memang sekarang sedang merindukan suasana pemekaran, kaitannya dengan perkembangan daerah ini, juga harus menjadi sesuatu yang dilakukan oleh para calon," tutur Dedi

    Terutama, kata dia, tujuan dari pemekaran itu adalah mencoba mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Agar, birokrasi dan rentan koordinasinya tidak terlalu jauh. 

    Dirinya beranggapan, harus menjadi berapa titik tekan,. Bagaimana? Misalnya efektifnya pelayanan publik dilakukan di daerah. "Kalau kita lihat, mohon maaf infrastrukturnya masih jelek. Dan, sampai sekarang masih belum beranjak seperti dulu di Kecamatan Agrabinta, dan kecamatan lainnya," imbuh Dedi.

    Nah ini, masih kata Dedi, adalah salah satu contoh daerah-daerah yang lain, sebagai pelayanan publik kepada masyarakat, terutama yang menginginkan pemekaran. Bahwa, ada problem rentan koordinasi dan rentan birokrasi. Menurutnya, hal itu perlu dicairkan maka gagasan dan ide apa? Pemekaran menjadi sangat penting, untuk kemudian dijadikan sesuatu isu oleh calon-calon.

    Selain itu, sambung Dedi, bisa mengeruk apa suara di daerah-daerah yang memang menginginkan pemekaran. Pelaksanaan Pilkada 2020 saat ini, isu pemekaran sesuatu yang memang legal, dan diberikan ruang berdasarkan undang-undang (UU). Hal tersebut, kata dia, tentu akan dijadikan sesuatu strategi. Sebagainya menjadi sangat penting untuk dielaborasi.

    Menurutnya, tujuan dari pemekaran itu adalah mencoba mendekatkan pelayanan publik, kepada masyarakat. Agar birokrasi dan rentan koordinasinya tidak terlalu jauh, menjadi titik tekan. Bagaimana misalnya efektifnya pelayanan publik dilakukan di daerah Kecamatan Agrabinta, Cianjur Selatan (Cisel).

    "Artinya, akan melahirkan sesuatu multiplayer effect kaitannya proses demokratisasi Cianjur. Dan, dari sisi peningkatan pelayanan terhadap masyarakat," pungkasnya.(Yadi)
    Komentar

    Tampilkan