-->
  • Jelajahi

    Copyright © wwb.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Inilah Awal Mula Terbentuk-nya Poktan Sahabat GSBR

    dmin
    , September 26, 2020 WIB
    masukkan script iklan disini


    KAB.BOGOR - Terbentuk-nya Kelompok Tani (Poktan) Sahabat Griya Soka Bogor Raya (GSBR), berawal dari keprihatinan adanya pandemi covid-19 dan program dari Kapolsek Sukaraja melaui Babinkamtibmas untuk diadakan-nya program-red ketahanan pangan.

    Hal tersebut disampaikan Ketua RT 04/06 Bambang SY usai melaksanakan tebar benih ikan lele di saung Poktan Sahabat GSBR, Griya Soka Bogor Raya 1A. Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor, Sabtu (26/09/20).

    Dalam kesempatan itu, kata Bambang, Babinkamtibmas menyarankan memanfaatkan lahan yang ada untuk di pergunakan bercocok tanam. "Waktu itu pak Mujito (Babinkamtibmas-red) menyarankan untuk menanam apa saja yang bisa dimanfaatka atau di kosumsi sehari-hari," jelasnya.

    Oleh karena itu, lanjutnya, dirinya berinisiatif mengajak warga untuk kerja bakti. "Karena kita dekat dengan Daerah Aliran Sungai (Das), saya pikir lebih cocok budidaya ikan, bahkan saran dari pak Mujito sendiri apa bila dekat dengan sungai menyarankan budidaya ikan yang cepat dan mudah untuk di panen," tutur Bambang yang juga selaku pembina Poktan Sahabat GSBR.

    Bambang menjelaskan, berangkat dari itu, dirinya mengajak kepada warga, menggarap lahan yang ada dan tidak terawat untuk dipergunakan. Oleh karena itu, kata dia, untuk program ketahanan pangan ini diadakan budidaya lele. " Alhamdulilah warga antusias dan banyak yang ikut dan akhirnya kita buat Kelompok Tani Sahabat GSBR," imbuhnya.



    Selain itu, tujuan di bentuk-nya GSBR sendiri sebagai ajang silaturahmi antar warga. "Disini juga tempat untuk tukar pikiran, bagaimana selanjutnya utuk pengembangan. Baik itu budi daya magot, pupuk, pengelolan sampah dan lain-lain," jelas Bambang.

    Dalam hal ini, kata Bambang, pihaknya tidak hanya melaksanakan perogram budidaya ikan saja. "Kehadiran poktan ini bukan hanya sekedar memanfatkan untuk budi daya ikan, akan tetapi berperan aktif bersama-sama untuk mejaga lingkungan di sekitaran sungai," katanya.

    Bahkan, dirinya berencana akan membuat piket dengan tujuan selain untuk mengawasi ikan juga untuk membersihkan sampah di sekitaran aliran sungai. "Kedepan kami akan mensosialisasikan kepada warga yang ada di hulu agar tidak membuang lagi sampah ke-Kali. Karena saya lihat masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan,"ujar Bambang.

    Terpisah, Babinkamtibmas Desa Sukaraja, Polsek Sukaraja, H. Mujito mengaku bersyukur saran dan masukannya diterimabaik oleh masyarakat. "Saya merasa bangga apa yang saya sampaikan, atau program dari pimpinan saya sampaikan bisa bermanfaat bagi masyarakat. Mudah mudah-mudahan apa yang dilakukan di RT 04 bisa juga di lakukan di RT lain dan ini patut di jadikan contoh," terangnya.

    Disamping itu, kata dia, Desa juga bisa membantu dalam hal program ketahanan pangan tersebut. "Saya harap desa bisa berperan aktif untuk membantu program tersebut," harap Mujito.(Gan)
    Komentar

    Tampilkan